Published On: Ming, Nov 13th, 2016

Akad Nikah Sampai Dekorasi 6 Pasangan Pengantin Ini di Pendopo

TUBAN

seputartuban.com – Sabtu (12/11/2016), berbeda dialami 6 pasangan pengantin ini. Mereka mulai akad nikah sampai perayaan pernikahan (dekorasi) di Pendopo Krido Manunggal. Bahkan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat Tuban. Serta masing-masing memberi uang mahar kepada mempelai wanitanya Rp. 1 juta.

NIKAH MASSAL : Pasangan pengantin saat melakukan prosesi pernikahan di Pedopo Krido Manunggal Tuban

NIKAH MASSAL : Pasangan pengantin saat melakukan prosesi pernikahan di Pedopo Krido Manunggal Tuban

Enam pasangan pengantin itu adalah  Kardi dan Hestriningsih asal Kecamatan Semanding. Trismuji dan Yuni dari Kecamatan Merakurak. Sedangkan 4 pasangan lainya berasal dari Kecamatan Jatirogo yaitu Suradi dan Sari, Mudi dan Parmi, Mulyadi dan Katimah serta Tasrip dan Rasmi.

Awalnya calon pengantin sebanyak 18 pasangan. Namun setelah pemeriksaan administrasi, hanya 6 pasangan yang dinyatakan memenuhi syarat melakukan pernikahan.

Para pasangan pengantin itu mendapatkan fasilitas nikah secara total karena menjadi peserta nikah massal Pemkab Tuban dalam ranga memperingati hari jadi Kabupaten Tuban ke 723. Kegiatan itu pertama kali dilaksanakan selama peringatan hari jadi tuban.

Bupati Tuban, Fathul Huda dalam sambutannya mengatakan masih ada permasalahan masyarakat yang sudah hidup serumah atau berumah tangga, tetapi secara hukum mereka belum menikah. Hal itu menjadi permasalahan yang harus ada solusinya dan itu juga menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. “Permasalahan ini merupakan tanggungjawab pemerintah, permasalahan masih banyak terjadi di masyarakat,” jelasnya.

Bupati menegaskan kegiatan ini pertama dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi Tuban. Serta sebagai bentuk keprihatinan pemerintah daerah, sehingga akan menjadi kegiatan rutin. “Bentuk keprihatinan kami, ada warga yang sudah hidup berumah tangga selama bertahun-tahun tetapi masih belum menikah secara hukum,” sambung Bupati.

Keprihatinan juga sangat dirasakan atas kondisi masyarakat yang masih belum sesuai dengan slogan Tuban Bumi Wali. Meski penduduknya mayoritas beragama islam, tetapi yang melaksanakan sholat katanya kurang dari 50 persen. “Kita sudah buat peraturan daerah tentang Akhlaqul Karimah dan anak yang ingin masuk sekolah SMP harus memiliki sertifikat TPQ, itu bentuk upaya kita,” jelasnya. MUHLISHIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos