Published On: Rab, Feb 13th, 2013

Agar Bangsa Mandiri, Perlu Keimanan dan Wawasan Kebangsaan

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

BANGILAN

Halaqoh Kebangsaan di Pondok Pesantren Syifaul Qulub

Halaqoh Kebangsaan di Pondok Pesantren Syifaul Qulub

seputartuban.com – Bangsa yang mandiri dapat diwujudkan dengan keimnanan dan wawasan kebangsaan yang kuat. Hal ini harus ditanamankan kepada generasi bangsa sejak usia dini. Agar memeliki rasa nasionalisme yang kuat.

Dalam Halaqoh Kebangsaan di Pondok Pesantren Syifaul Qulub, Desa Sidodadi, Kecamatan Bangilan, Tuban, Selasa (12/2/2013). Ridhwan Hisyam, yang saat ini menjabat sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ini didapuk menjadi narasumber.

Mantan Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini mengungkapkan ada hal penting dalam mewujudkan bangsa yang mandiri. Diantaranya pemimpin yang berjiwa nasionalisme. Karena yang nasionalisme yang kuat akan memiliki wawasan kebangsaan yang besar dan keimanan yang kuat.

“Pemimpin itu harus mampu mengamalkan Pancasila. Jangan hanya mampu berdakwah saja. Dengan memiliki iman dan nasionalisme akan menuju arah kemakmuran, ” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Ketua Yayasan Kalimasada, Edy Junaedi, yang juga menjadi narasumber mengatakan bahwa, seorang pemimpin harus berintegritas. Serta pemimpin negara atau daerah tidak harus dari kalangan ulama saja.

Menurut pimpinan media massa ini jika negara dipimpin seorang ulama kurang maksimal. Karena, ulama posisinya sudah diatas pemimpin. Sehingga ulama lebih baik tidak terjun politik praktis.  “Kyai berhenti politik. Agar bisa berkolaborasi, perkawinan islam dengan nasionalisme. Sehingga nasionalisme akan muncul dengan baik,” ungkapnya.

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author