Published On: Sel, Jul 23rd, 2019

883 CJH Ikuti Manasik Haji Massal II

seputartuban.com, TUBAN – Sebanyak 883 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Tuban, Jawa Timur menjalani manasik haji massal II di lapangan Perumahan Dinas Semen Gresik, Senin (22/7/2019), Desa Sumurgung, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tuban, Sahid, dalam sambutannya mengatakan dengan diadakannya manasik haji bertujuan agar para jemaah tidak kebingungan saat melaksanakan ibadah haji. “Selamat kepada seluruh peserta CJH Tuban yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Karena dari sekian banyak yang mendaftar, tidak semua yang bisa segera diberangkatkan,” katanya.

Selain itu, menurut Sahid, juga menjelaskan dari jumlah CJH yang semula 885, 2 diantaranya CJH yang menunda keberangkatann karena kecelakaan sehingga tinggal 883 CJH yang berangkat. Sedangkan pemberangkatannya masuk dalam gelombang 2 kloter 77 dan 78 masing-masing berjumlah 445 dan 438 jemaah.

“Dengan diberikan praktek manasik haji secara langsung ini, semoga nantinya para CJH nantinya agar tau apa yang harus dilakukan saat di tanah suci,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional, PT Semen Indonesia, Joko Sulistiyanto menambahkan bahwa Semen Semen Indonesia juga sudah melakukan manasik haji intern untuk CJH, sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada para jemaah.

“Semoga dalam menjalankan ibadah haji diberikan kelancaran, dan pulang dengan predikat mabrur. Semoga kedepan kami bisa berkontribusi lebih baik lagi,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tuban, Fathul Huda dalam sambutanya bahwa haji adalah ibadah fisik, ibadah yang mengeluarkan harta dan ibadah hati yang menyatu melebur menjadi satu. Untuk menjadi mabrur itu susah tapi menjaga kemabruran lebih susah. Haji yang mabrur tandanya ada efeknya yaitu orang suka memberi dan beribadah dengan benar.

“Filosofi haji sendiri adalah memakai kain ihram, kain putih tidak berjahit, ini menunjukkan ketika kita mati tidak membawa apa-apa kecuali selembar kain putih,” pungkasnya.

Di ketahui, CJH asal Kabupaten Tuban tahun 2019 ini termuda usia 18 tahun yaitu Salasa binti Muria dari Desa Kebonagung, Kecamatan Plumpang. Sedang CJH tertua Siti Saudah binti Kasmidin dari Desa Kowang, Kecamatan Semanding yang berusia 85 tahun. Dijadwalkan, CJH akan diberangkatan pada 1 Agustus 2019, dengan titik kumpul di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban. Kumpul pada pukul 03.30 WIB, dan di harapkan pukul 09.00 WIB sudah tiba di Asrama Haji Surabaya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos