Published On: Rab, Mar 2nd, 2016

800 Guru Inpassing Kemenag Akan Tunjangan Setara Gaji PNS

TUBAN

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban, Muhlisin Mufa

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban, Muhlisin Mufa

seputartuban.com –800 guru swasta dilingkungan Kementrian Agama (Kemenag) Kab. Tuban, akan menerima tunjangan inpassing mulai 1 Januari 2016. Tunjangan tersebut setara dengan gaji PNS sesuai dengan golongan atau status pendidikan terakhir. Namun hingga saat ini masih dalam proses pemberkasan.

Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Tuban, M. Muhlisin Mufa mengatakan saat ini sedang dilakukan verifikasi kelengkapan berkas bagi gurus swasta yang sudah inpassing. Tunjangan infassing tersebut akan di cairkan terhitung per-Januari 2016. “Sudah ada kepastian bahwa guru inpassing akan mendapatkan tunjangan,” kata Kasi Penma Kankemenag Tuban, M. Muhlisin Mufa, Selasa (1/3/2016).

Sedangkan besaran nilai tunjangan yang akan diterima, menurut Muhlisin akan disesuaikan dengan golongan seperti halnya PNS. Meskipun anggaran sudah siap, tetapi masih dilakukan pengelompokan pergolongan untuk menentukan besaran tunjangan.

Muhlisin berharap dengan meningkatnya kesejahteraan guru swasta tersebut, diharap lebih meningkatkan kinerjanya. Bila kinerja mereka dalam menjalankan tugas tidak sesuai dengan fungsinya maka dicabut tunjanganya tersebut. “Meningkatnya kesejahteraan harus dibarengi dengan peningkatkan kinerja,” sambungnya.

Sementara itu, untuk melakukan pengawasan dan evaluasi akan ditingkatkan. Sedangkan yang melakukan pengawasan dan evaluasi adalah Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI).

Diketahui, sebenarnya ada sebanyak 1.250 guru swasta yang sudah inpassing, karena adanya kesalahan administrasi maka harus dilakukan perbaikan. Yang tidak bisa dicairkan karena adanya ketidak samaan nama antara SK dengan sertifikat inpassing.

Guru swasta yang ada dibawah naungan Kan. Kemenag Tuban sebanyak 5.329 guru. Terdiri dari guri RA sebanyak 846 guru dari 73 lembaga, MI sebanyak 2.047 guru dari 242 lembaga, MTs sebanyak 1.606 guru dari 47 lembaga dan MA sebanyak 830 dari 9 lembaga.

Diketahui Inpassing Guru Bukan PNS (GBPNS) adalah proses penyetaraan jabatan dan kepangkatan GBPNS dengan jabatan dan kepangkatan Guru Pegawai Negeri Sipil. Inpassing dibutuhkan untuk, menetapkan kesetaraan jabatan, pangkat atau golongan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tertib administrasi bagi GBPNS dan memberikan tunjangan profesi, tunjangan khusus untuk tingkatkan kesejahteraan.

Sedangkan persyaratan infassing yaitu, memiliki kualifikasi akademik minimal S-1 atau D-IV (syarat kualifikasi tdk berlaku bagi yang sudah lulus sertifikasi). Guru tetap pada satuan pendidikan formal. Masa kerja sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun secara terus menerus pada 1 (satu) satuan pendidikan pada tanggal 30 Desember 2007.

Masih aktif melaksanakan tugas sebagai guru sampai saat ini. Atau guru tersebut mulai menjadi guru minimal sejak tanggal 31 Desember 2005. Usia setinggi-tingginya 59 tahun pada saat diusulkan.

Selain itu juga harus memiliki NUPTK yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Memiliki beban kerja minimal 24 jam tatap muka per minggu dengan ketentuan. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author