Published On: Rab, Agu 31st, 2016

80 Ribu Warga Tuban Belum Miliki KTP Elektronik

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) memberikan waktu kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan perekaman KTP Elektronik terhadap warganya hingga 30 September mendatang. Puluhan ribu warga masih belum memiliki e-KTP dikarenakan banyak faktor.

Suasana pelayanan KTP di Dinas Dukcapil Tuban

Suasana pelayanan KTP di Dinas Dukcapil Tuban

Sebanyak 80.000 orang penduduk yang belum melakukan rekaman KTP elektronik. Sedangkan jumlah masyarakat yang wajib melakukan perekaman KTP elektronik sebanyak 1.051.000 orang, yang sudah melakukan rekaman sebanyak 971.000 orang.

Kabag Humas dan Media Setda Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi mengatakan banyaknya jumlah data yang belum mengurus e-KTP dikarenakan alamat ganda dan duplikat atau rekaman yang dilakukan yang bersangkutan sebanyak 2 kali di kabupaten yang berbeda.

Selain itu karena mereka susah usia, sakit atau tidak mampu hadir ditempat perekaman. Serta karena mereka berdomisili ditempat lain dan tidak melapor, ada juga yang sudah meninggal tetapi tidak dilaporkan.

“Kita akan menggalakkan perekaman di semua kecamatan, bahkan mengadakan perekaman langsung ke desa-desa, ke sekolah dan melayani perekaman atas permintaan Pemerintah Desa,” kata Teguh, Selasa (30/8/2016) siang.

Sementara itu, bagi yang sudah perekaman tetapi belum jadi,  di minta agar konfirmasi ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Tuban. Sehingga dapat segera diproses, sebab perlu adanya peran aktif dari masyarakat. “Kendala yang dialami jaringan internet untuk konsolidasi dengan pusat sering kendala,” sambungnya.

Kendala lainnya, kesadaran masyarakat yang masih beranggapan e-KTP dianggap tidak menjadi kebutuhan mendesaknya.  “Batas sampai dengan 30 September yang diberikan oleh Mendagri adalah peringatan bahwa masyarakat tidak bisa terlayani terhadap urusan yang mensyaratkan kepemilikan KTP elektronik. Seperti pengurusan BPJS, BPKB, sertifikat wajib memiliki KTP,” pesan Teguh.

Tetapi, pelayanan terhadap penduduk yang belum terdaftar masih tetap terbuka setelah tanggal 30 September besok. Namun untuk status daftar yang bersangkutan dalan register kependudukan di matikan. Peraturan saerah (Perda) saat ini sudah disahkan, pemberlakuannya masih menunggu Perbup karena akan disesuaikan dengan perkembangan administrasi. “Kita berharap semua masyarakat yang belum melakukan perekaman segera melakukannya,” harapnya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author