Published On: Sab, Agu 27th, 2016

794 CJH Tuban Diberangkatkan Dua Kali

TUBAN

seputartuban.com – 794 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Tuban diberangkatkan dua gelombang. Yakni, hari Jumat (26/8/2016) ada 354 jamaah yang diberangkatkan, dan Sabtu (27/8/2016), sebanyak 445 jamaah .

HAJI MABRUR : CJH gelombang sesaat sebelum diberangkatkan dalam gelombang pertama

HAJI MABRUR : CJH gelombang sesaat sebelum diberangkatkan dalam gelombang pertama

Pemberangkatan pertama diberangkatkan selepas Shalat Jumat di Masjid Agung Tuban, pukul 13.00 WIB dan pemberangkatan yang kedua juga pada jam yang sama. Sebelum berangkat, para CJH akan berkumpul di Pendopo Kridha Manunggal Tuban dan dilepas langsung oleh Bupati Tuban, Fathul Huda. “Jemaah Haji dari Tuban akan berangkat di kloter 46 sebanyak 354 jamaah dan kloter 47 sebanyak 445 jamaah,” kata Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban, Abdul Ghofar, Jumat (26/8/2016).

Dari Kloter 46 terbagi atas 8 rombongan bus dan 31 regu yang diberangkatkan. Sedangkan Kloter 47 terbagi atas 10 rombongan bus dan 40 regu yang diberangkatkan. Selain itu juga disiapkan 5 mobil ambulance dan 4 mobil pengawal rombongan tiap kloternya untuk mengantarkan sampai ke Surabaya.

Sebelumnya, CJH tahun 2016 ini yang sebanyak 18 CJH Tuban melakukan mutasi tempat pemberangkatan dari daerah lain, sementara itu CJH dari luar yang masuk ke Tuban 2 orang saja. “Ada beragam pertimbangan dari mereka kenapa harus memilih berangkat dari daerah lain. Tapi kebanyakan ingin berangkat bersama anggota keluarganya,” terang Ghofar.

Para jamaah haji diharapkan tidak memakai telepon seluler saat mengadakan rukun haji di Masjidil Haram ataupun Masjid Nabawi. Karena selain mengganggu dalam beribadah juga dikhawatirkan akan dapat mengganggu koordinasi selama di dua tempat tersebut.

“Nanti pihak kami yang akan mengkomunikasikan dan memberi kabar dengan keluarga mereka di rumah melalui seluler. Dan akan kami beri pemahaman ke keluarga mereka masing-masing, saat mereka berada di dua tempat suci itu,” jelas Ghofar.

Selain itu, ibadah haji juga cukup menguras fisik, maka semua jamaah diharapkan menjaga kesehatan selama di tanah suci. Pihaknya juga sudah menyiapkan tim medis yang mendampingi. “Jamaah yang lebih kuat dan sehat, diharapkan ikut menjaga jamaah lainnya terutama untuk menjaga yang lansia,” himbaunya.

Diketahui, jamaah haji dari kabupaten Tuban yang termuda adalah atas nama Moch Alfan Afandi, pemuda asal Jatirogo yang baru berusia 19 tahun. Sedangkan jamaah haji yang tertua adalah, Karsan yang berusia 89 tahun.

Pemberangkatan CJH dilepas langsung oleh Bupati Tuban beserta Wabup, jajaran Forkopimda, Kepala SKPD, jajaran Kemenag, MUI, tokoh agama dan undangan Lainnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author