Published On: Sen, Nov 28th, 2016

4 Jenazah Korban Tabrakan Kapal Sudah Dipulangkan

TUBAN

seputartuban.com – Jenazah korban tabrakan Kapal Motor Mulya Sejati yang ditemukan ke-empat, Sabtu (26/11/2016) pagi berhasil diungkap identitasnya oleh petugas DVI Polda Jatim.

KERJA KERAS : Jasad ke empat korban tabrakan kapal yang ditemukan berhasil teridentifikasi identitasnya

KERJA KERAS : Jasad ke empat korban tabrakan kapal yang ditemukan berhasil teridentifikasi identitasnya

Korban diketahui bernama Andre Yulianto (17) ia merupakan warga Desa Jekulo, RT 01 RW 01, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Korban sudah diserahkan oleh petugas kepada pihak keluarga di RSUD Dr. R. Koesma Tuban.

Nama korban berhasil diungkap setelah dilakukan pencocokan dengan data primer yang dimiliki petugas. Yakni dari hasil rekam medis susunan gigi korban saat ia pernah mengalami sakit gigi, dan memeriksakan kondisi kesehatan giginya pada petugas kesehatan semasa hidup.

“Berdasarkan identifikasi dari data primer. yaitu gigi, data sekunder terdiri dari medsis jenis kelamin, usia, tinggi badan, serta data sekunder dari properti yang dikenakan korban yaitu celana trainning,” terang Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati. Sabtu (26/11/2016) sore.

Data yang diperolnya dari petugas identifikasi Disaster Victim Identification (DVI) Bidokes Polda Jatim menyebutkan, pengungkapan data korban dilakukan dengan 3 cara. Yakni menggunakan alat Multi Automatic Mobile Identification System (Membis).

Cara kerja alat ini menggunakan data sidik jari maupun retina mata korban. Setelah dilakukan perekaman, maka secara otomatis data tersebut  langsung menghubungkan dengan jaringan server secara online. Sistem akan menyesuaikan dengan data perekaman KTP Elektronik.

Jika cara tersebut belum membuahkan hasil, maka cara selanjutnya ialah menggunakan Dental Record. Atau melakukan pengungkapan data korban melalui data hasil rekam medis korban semasa hidup. Yakni dari susunan gigi korban, riwayat kesehatan korban, serta pencocokan profil DNA korban dengan DNA keluarganya.

Cara pengungkapan selanjutnya ialah menggunakan data fisik khas korban sebelum meninggal. Yakni dari pakaian atau aksesoris yang terakhir kali dikenakan, barang bawaan, tanda lahir, tato atau bekas luka, cacat tubuh, foto diri, berat dan tinggi badan korban.

“Jenazah ditemukan pada hari ke 7 pasca tabrakan, yaitu pada Jum’at 25 Nopember 2016 sekitar pukul 10.00 Wib oleh team Basarnas 20 mil seputaran TKP laka. Selanjutnya dievakuasi melalui pelabuhan TPPI dan dibawa ke RSUD Tuban untuk diidentifikasi team DVI Polda Jatim,” pungkas Elis.

Diketahui, petugas agak kesulitan mengungkap identitas korban. Hal ini disebabkan jasad yang mulai rusak karena proses pembusukan. Diantaranya rusaknya beberapa kulit dibagian wajah sehingga korban sulit dikenali, terkelupasnya beberapa kulit rambut, serja jasad yang sudah membengkak.

Insiden tabrakan kapal terjadi pada Minggu (20/11/2016) siang di lepas laut Tuban atau di kawasan Laut Jawa. Koordinat 06.33.03.5/112 derajat, 09 derajat  08 derajat, atau sekitar 17 hingga18 Mil dari bibir pantai wilayah Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Kecelakaan laut itu melibatkan Kapal MV THAISON 4 berbendera Vietnam menabrak Kapal Motor Mulya Sejati milik nelayan asal Jawa Tengah. Akibatnya, kapal nelayan terbelah dan tenggelam. 12 Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh kapal lain yang sedang melintas, sedangkan 15 lainya dilaporkan hilang.

Hingga kini, seluruh jenazah yang berhasil ditemukan dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga adalah Darmanto, warga Gang Gambir, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Kardjani, warga Desa Pendak, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.

Suwarno, warga Gang Gambir, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Dan Andre Yulianto, warga Desa Jekulo, kecamatan Jekulo, kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos