Published On: Rab, Jan 6th, 2016

2016 JLS Dianggarkan Lagi Rp. 48 Miliar

TUBAN

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban, Choliq Chunnasich

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban, Choliq Chunnasich

seputartuban.com – Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 yang sudah disahkan, Jalan Lingkar Selatan (JLS) dianggarkan lagi RP. 48 Miliar. Dana itu akan dipakai melakukan pembebasan lahan yang hingga saat ini belum selesai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tuban, Choliq Qunnasich mengatakan dianggarkanya lagi pembebasan lahan karena pada anggaran 2015 belum selesai seluruhnya. “Tahun ini kita anggarkan untuk pembebasan lahan yang belum selesai,” kata Choliq, Senin (4/1/2016).

Sementara dalam pelaksanaan pembebasan tahun 2015, baik APBD maupun PAPBD dianggarkan sebesar Rp. 60 miliar untuk proses pembebasan lahan. Namun dari anggaran tersebut masih ada sisa sebesar Rp. 17 miliar yang batal dicairkan.

Menurut Choliq, belum dicairkanya anggaran lalu karena prose di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban belum selesai. Karena ada beberapa nama pemilik lahan yang tidak sama. Sebab pada saat proses jual belinya tidak dilakukan perubahan nama atau masih nama pemilik yang lama. “Pada anggaran 2015 sebetulnya habis, tetapi kita pending karena proses administrasi belum selesai. Sebab ada perubahan kepemilikan lahan,” jelasnya.

Dipastikan tahun 2017, pembangunan fisik mega proyek itu sudah dapat dilaksanakan. Karena tahun ini akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan mengajukan dana pembangunan JLS. Sehingga awal 2017 sudah dapat dimulai pembangunannya.

Sedangkan proses pembebasan lahan itu ditargetkan dapat selesai hingga akhir 2016. Karena kekuranganya akan didanai dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2016.

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan JLS itu sebesar Rp. 440 miliar. Dari panjang 20 KM tersebut setiap KM-nya membutuhkan anggaran Rp. 22 miliar. “Itu sudah kita hitung naik untuk anggaran pembangunan fisiknya. Sebab 2 tahun yang lalu tiap kilonya (KM) membutuhkan anggaran sebesar Rp. 20 miliar, sehingga naik 10 persen,” kata Choliq. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author