Published On: Sen, Mar 7th, 2016

2016 Ditagerkan Bangun 600 Rumah Layak Huni

Share This
Tags

TUBAN

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban, Choliq Chunnasich

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban, Choliq Chunnasich

seputartuban.com – Pada tahun anggaran 2016  Pemkab Tuban merencanakan membangun sebanyak 200 unit rumah tidak layak huni. Pembangunan tersebut melalui program bantuan sosial (Bansos) yang bersumber dari APBD 2016.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tuban, Choliq Qunnasich mengatakan saat ini sedang dilakukan evaluasi terhadap data yang diberika oleh masing-masing kecamatan. Sebab hingga saat ini berdasarkan data yang disampaikan ada puluhan ribu rumah tidak layak huni di Tuban. “Akan kita evaluasi kembali data yang ada, sehingga bisa kita tentukan mana yang lebih prioritas,” kata Choliq Qunnasich, Senin (7/3/2016).

200 unit rumah tersebut tersebar di 20 kecamatan, setiap kecamatannya ada 10 unit rumah yang akan dibangun. Selain dari APBD pembangunan rumah tersebut direncanakan juga akan dilakukan melalui PAPBD. Serta adanya bantuan baik dari Kementerian, Pemerintah Propinsi Jatim, sehingga pada tahun 2016 ini ditargetkan ada sebanyak 600 unit rumah tidak layak huni bisa dibangun.

“Kita targetkan 600 rumah tidak layak huni, selain dari APBD juga ada sumber dari pusat maupun propinsi, dan setiap unitnya dianggarkan sebesar Rp. 30 juta,” sambungnya.

Warga miskin untuk mendapatkan program itu tidak sulit, yakni memiliki lahan. Karena jika tanah yang dipakai bangunan pinjaman, dikhawatirkan selesai dibangun akan diminta pemiliknya. “Meskipun bukan lahannya sendiri, tetapi harus ada kejelasan dan buktu tertulisnya. Kita berharap bagi warga miskin yang tidak punya tanah, pihak desa menyediakan lahanya,” harap Choliq.

Diketahui, sejak 5 tahun lalu sebanyak 400 rumah sampai 500 rumah layak huni yang sudah dibangun oleh Pemkab Tuban setiap tahunnya. Namun, karena banyaknya rumah yang tidak layak huni, maka membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan. Sedangkan dana daerah harus digunakan secara proporsional dalam segala aspek.

Diharapkan dengan dibangunkanya rumah layak huni, terjadi peningkatan ekonomi masyarakat miskin. Dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Karena mereka tidak perlu memikirkan membuat rumah yang ditinggali. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author