Published On: Jum, Des 25th, 2015

2016 Camat Harus Ekstra Melototi Raskin

TUBAN

BUDI WIYANA: Untuk tahun 2016 mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yaitu sebesar  4,49 persen.

BUDI WIYANA: 2016 Camat harus ekstra mengawasi distribusi Raskin. Bulog diminta perbaiki kinerja.

seputartuban.com – Pemkab Tuban meminta Bulog memperbaikin kinerja suplai Beras Miskin (Raskin) 2016 di Kabupaten Tuban. Selain itu para Camat agar lebih ekstra mengawasi kwalitas Raskin yang didistribusikan kepada warga. Agar masyarakat tidak mendapatkan beras tidak layak konsumsi, seperti yang pernah beberapa kali selama 2015.

Sekretaris Daerah Pemkab Tuban, Budi Wiyana mengatakan Pemkab koordinasi dengan Bulog. Terkait peningkatan pelayanan kwalitas Raskin seperti ketentuan perundangan yakni kwalitas IR 64 premium. “Kita sudah minta Bulog untuk memperbaiki kualitas Raskin pada 2016 nanti,” kata Sekda, Rabu (23/12/2015).

Peran Camat sebagai pemangku wilayah diharapkan pada 2016 lebih maksimal dalam pengawasan distribusi Raskin. Jika terdapat beras layak konsumsi agar secepat melaporkan atau menolak beras tersebut, sehingga masyarakat tidak dirugikan. “Kita optimalkan pengawasannya hingga tingkat kecamatan dan juga pemdes lebih proaktif. Pemdes harus memeriksa beras yang diterima bila tidak layak konsumsi bisa di tolak,” harapnya.

Pemkab Tuban juga mengusulkan kepada pemerintah pusat agar dibentuk pengawas independen. Agar distribusi Raskin dapat dimonitoring dengan maksimal sesuai program dan harapan pemerintah. Masyarakat tidak dirugikan dengan kwalitas beras buruk. Padahal sudah dianggarkan pembelian beras kwalitas premium.

Terpisah Kepala Bulog Sub Divisi Regional III Bojonegoro, Efdal Marlius Sulaiman berjanji pihaknya akan melakukan evaluasi dan meningkatkan kinerja. Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), sebelum mengirim beras, harus dicek terlebih dahulu dan dipastikan benar-benar kondisinya baik. “Akan kita evaluasi, yang masih kurang akan diperbaiki dan yang sudah baik ditingkatkan,” kata Efdal saat dihubungi melalui ponselnya.

Efdal menambahkan selama ini bila ditemukan beras yang dikirim tidak layak konsumsi dapat ditolak dan akan diganti. Dia berdalih selama ini sebelum pengiriman, beras baik untuk Raskin maupun movenas (keluar daerah) dilakukan pengecekan kualitas maupun hama oleh tim internal maupun eksternal.

Namun kenyataanya di Kabupaten Tuban beberapa kali selama 2015 di sejumlah kecamatan kwalitas Raskin dikeluhkan tidak layak konsumsi. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author