Published On: Sel, Sep 9th, 2014

2 Anggota DPRD Tuban “Mangkir” Masa Orientasi

Share This

TUBAN

WAJIB: Terhitung mulai tanggal 7-10 September 2014 seluruh anggota DPRD Tuban mengikuti masa prientasi dewan (MOD) yang berlangsung di Surabaya.

WAJIB: Terhitung mulai tanggal 7-10 September 2014 seluruh anggota DPRD Tuban mengikuti masa prientasi dewan (MOD) yang berlangsung di Surabaya.

seputartuban.com-Program pembekalan wawasan kebangsaan, metode pengawasan serta metode pembuatan sampai pengesahan perda (peraturan daerah) yang dikenal dengan masa orientasi dewan (MOD) bagi anggota DPRD Tuban periode 2014-2019, pada intinya adalah sebuah ikhtiar meningkatkan kualitas sdm (sumber daya manusia) serta meguatkan fungsi legislasi para wakil rakyat itu sendiri.

Sayangnya, program wajib bagi anggota DPRD Tuban yang baru dikukuhkan penghujung Agustus 2014 lalu ini, belum sepenuhnya direspon dengan positif. Terbukti, dua anggota DPRD Tuban dari total 50 orang itu absen dalam acara yang digelar di Surabaya sejak 7-10 Sepember mendatang.

Kedua wakil rakyat yang tidak hadir dalam MOD yang diinisiasi Pemprov Jatim itu adalah Rahmat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) PKS dan Fahmy Fikroni dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

MIYADI: Kedua anggota yang tidak ikut MDO sudah izin. Untuk Rohmat karena orang tuanya sakit, sedangkan Fahmy Fikroni masih mendampingi Persatu. Nantinya mereka tetap akan mengikuti MDO angkatan yang ketujuh. Mereka tetap wajib ikut MOD. (foto: MUHLISHIN)

MIYADI:  Nantinya mereka tetap akan mengikuti MDO angkatan yang ketujuh. Mereka tetap wajib ikut MOD. (foto: MUHLISHIN)

Meski menyatakan wajib, namun Ketua DPRD Tuban sementara M Miyadi mengatakan absennya kedua anggota dewan tersebut dengan alasan ada kepentingan pribadi.

“Kedua anggota yang tidak ikut MDO sudah izin. Untuk Rohmat karena orang tuanya sakit, sedangkan Fahmy Fikroni masih mendampingi Persatu. Nantinya mereka tetap akan mengikuti MDO angkatan yang ketujuh. Mereka tetap wajib ikut MOD,” jelas Miyadi, Selasa (09/09/2014) siang.

Tujuan kegiatan itu, sambung politisi PKB asal Kecamatan Montong ini, untuk memberikan penjelasan terkait tugas pokoknya yaitu legislasi, anggaran dan pengawasan.

Miyadi menandaskan, karena kegiatan itu sangat penting maka diharapkan semua anggota DPRD harus mengikuti dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada.

Disebutkan, MOD itu sendiri diselenggarakan pemerintah propinsi untuk semua anggota DPRD di seluruh Jawa Timur. Mereka diberikan berbagai materi yang terkait dengan kinerja DPRD, mulai metode pembuatan dan pengesahan perda, wawasan kebangsaan serta metode pengawasan. MUHLISHIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Displaying 2 Comments
Have Your Say
  1. warsito berkata:

    tolong di beritanya diklarifikasi kepada Pak Rakhmad…karena dari kemarin Pak Rahmad ikut MOD dan sekamar dgn saya….terimakasih

    warsito-PKS

Berita Terkini

Videos