Published On: Sen, Jun 30th, 2014

16 PSK Dolly Asal Tuban “Kabur Kanginan”

TUBAN

MINTO IKHTIAR: Rencana sebelumnya memang sebelum masuk bulan puasa PSK asal Tuban kita harapkan sudah diizinkan pulang. Tapi ternyata ada perubahan.

MINTO IKHTIAR: Rencana sebelumnya memang sebelum masuk bulan puasa PSK asal Tuban kita harapkan sudah diizinkan pulang. Tapi ternyata ada perubahan.

seputartuban.com–Nasib 16 pekerja seks komersial (PSK) Dolly asal Kabupaten Tuban bisa jadi “kabur kanginan” alias tidak jelas. Janji Pemkab Tuban memulangkan para wanita penjaja cinta sesaat tersebut kini berubah menjadi desas-desus. Sebelumnya, Pemkab Tuban berjanji akan menjemput para PSK tersebut paling lambat sebelum pelaksanaan ibadah puasa.

Buktinya, sampai hari ini atau hari kedua ramadhan ke-16 PSK Dolly asal Tuban ini belum sampai di kampung halamannya. Informasi yang beredar para PSK itu memilih bertahan di sejumlah wisma meski lokalisasi di Kecamatan Sawahan, Surabaya itu, sudah resmi ditutup pemkot setempat 19 Juni lalu.

Kabid Rehabilitasi dan Pelayanan Dinsosnakertrans Tuban, Minto Ichtiar, tak menampik akan memulangkan ke-16 PSK Dolly ini sebelum masuk bulan puasa. Namun dari info selanjutnya yang diterima Dinsosnakertrans Tuban ternyata kepulangan ke 16 PSK dari Dolly harus menunggu setidaknya seminggu lagi.

Dia mengatakan, sebanyak 1.400 PSK yang bekerja di Dolly ada 400 wanita pemuas nafsu yang sudah dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

“Rencana sebelumnya memang sebelum masuk bulan puasa PSK asal Tuban kita harapkan sudah diizinkan pulang. Tapi ternyata ada perubahan,” terang Minto, Senin (30/06/2014) siang.

Lebih lanjut dijelaskan, dari sekitar 400 “pelacur” yang sudah dipulangkan memang tidak tercantum nama PSK dari Tuban. Kendati demikian, dalam minggu awal bulan Juli diperkirakan mereka sudah bisa menikmati panasnya udara Tuban.

Berdasar kabar yang Dinsosnakertrans terima, dari  400 PSK yang sudah dipulangkan itu di antaranya berasal dari Kabupaten Probolinggo, Sidoarjo, Blitar dan Pasuruan.

“Tentu saja ketika mereka sudah pulang, semua pihak terkait akan kita libatkan untuk dilakukan berbagai pemeriksaan. Salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan. Nantinya para PSK itu akan mendapatkan pendampingan,” terang Minto.  AMIN

Facebook Comments

About the Author