Published On: Kam, Jun 12th, 2014

Ketupat, Kuliner “Wajib” Jelang Ramadhan

MONTONG

KULINER RITUAL: Umumnya ketupat kepala bersudut tujuh  dan jajaran genjang bersudut enam. Masing-masing bentuk memiliki alur anyaman yang berbeda. Untuk membuat ketupat perlu dipilih janur yang berkualitas. Yaitu yang panjang, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

KULINER RITUAL: Umumnya ketupat kepala bersudut tujuh dan jajaran genjang bersudut enam. Masing-masing bentuk memiliki alur anyaman yang berbeda. Untuk membuat ketupat perlu dipilih janur yang berkualitas. Yaitu yang panjang, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

seputartuban.com-Nyaris di hampir seluruh sudut wilayah Kabupaten Tuban, kupatan memang hampir menjadi tradisi “wajib” yang digelar setiap jelang  ramadhan tiba. Maka tak berlebihan  sebagian besar masyarakat Kabupaten Tuban, hari ini Kamis (12/06/2014) melaksanakan kupatan.

MOMEN ISTIMEWA: Nurul dibantu keluarga besarnya tengah menyiapkan acara kupatan.

MOMEN ISTIMEWA: Nurul dibantu keluarga besarnya tengah menyiapkan acara kupatan.

Seperti halnya apa yang dilakukan Nurul, perempuan 35 tahun  warga Desa Pucangan, Kecamatan Montong. Karena diyakin “wajib” maka dia mempersiapkan acara kupatan dengan sangat matang.  Beberapa hari ini Nurul dan keluarganya sudah mempersiapkan semua bahan yang menjadi kebutuhan saat kupatan seperti lontar, kelapa, beras ketan dan sayur-sayuran untuk kuahnya.

Menurut dia, hal ini dilakukan karena sudah menjadi tradisi. Maka tak heran bila dirinya masih lincah menganyam lembaran-lembaran daun kelapa muda menjadi kupat.

Meski sudah jarang pohon kelapa tumbuh di kampung kelahirannya, tap dia mengaku tak sulit mendapatkan janur karena saat seperti ini banyak dijumpai di pasar. Per ikat janur yang berisi 10 batang haraganya Rp 6.000.

Sementara untuk daun lontar sebagai bungkus leptnya Rp 7-8 ribu per ikatnya. Tapi harga itu bisa berubah. Tergantung model daunnya. Kalau mau praktis, banyak juga pedagang yang menjual dalam bentuk jadi.

Nurul menuturkan, ada dua bentuk utama ketupat. Umumnya ketupat kepala bersudut tujuh  dan jajaran genjang bersudut enam. Masing-masing bentuk memiliki alur anyaman yang berbeda. Untuk membuat ketupat perlu dipilih janur yang berkualitas. Yaitu yang panjang, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

Dia menceritakan, biasanya ketupat disajikan bersama dengan sayur lodeh berkuah pedas, dengan lauk pelengkap berupa ikan bakar. Untuk bikin lebih mak nyus, sayur lode buah kluwih biasanya dicampur ikan pe panggang. Pesta kupatan ini sekarang banyak dilakukan di musala usai jamaah salat magrib.

Tapi sebagian masyarakat yang berada di kawasan pesisir laut Jawa seperti di Kecamatan Palang, memilih menggelar acara kupatan, Jumat (13/06/2014). AMIN

Facebook Comments

About the Author