Published On: Kam, Des 26th, 2013

14 Pencuri Besi Holcim Terancam 7 Tahun Penjara

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – 14 terduga pelaku pencurian besi milik PT. Holcim Indonesia diamankan pihak kepolisian, Selasa (24/12/2013), sekitar pukul 08.30 WIB. Meski sempat didemo masyarakat, Polisi tidak bergeming dan tetap memproses hukum mereka.

Pencuri besi holcim

DIPROSES : Para tersangka pencurian besi mili Holcim saat di Mapolres Tuban

Kejadian penangkapan bermula saat patugas keamanan perusahaan melakukan patroli di lingkungan perusahaan. Setelah di areal Quarry, petugas mendapati 6 orang sedang melakukan aksi perusakan terhadap 9 gorong-gorong milik perusahaan semen asal Swiss tersebut.

Dikarenakan jumlah anggota yang hanya 2 orang, kemudian petugas keamanan kembali ke pos untuk meminta bantuan personil lainnya. Setelah itu, pihak keamanan kembali datang kelokasi sebelumnya. Tidak hanya 6 orang, ada 14 warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban melakukan pencurian besi begel ukuran 10 MM dan 12 MM.

Aksi ini langsung dihentikan paksa oleh petugas keamanan perusahaan. Selang beberapa menit kemudian, petugas kepolisian juga ikut datang dan mengamankan ke 14 warga yang diduga hendak mencuri besi rangka gorong-gorong berukuran diameter 1, 5 Meter itu.

Ke 14 warga desa setempat yang ditangkap itu bernama Tikno (42), Ali K (40), Ramuji (36), Rasmadi (46), Riyan Kusno (18). Romli (37), Mashari (36), Sarto (50), Mursio (23). Naslan (35), Kastur (35), Parli (40), Tarmani (45), Bargo (26), seluruhnya warga Desa Sawir.

Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati saat dikonfirmasi dikantornya, Kamis (26/12/2013) mengatakan bahwa semua terduga pelaku telah melakukan aksi pencurian besi kerangka gorong-gorong.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan terduga pelaku berupa 12 palu godham, kayu, 1 buah palu besi,  17 batang besi dan 1 buah linggis. Hasil pemeriksaan, modus para tersangka dengan menghancurkan gorong-gorong dan mengambil besinya untuk dijual. Uang hasil penjualan akan dibagi rata.

“Kerugian akibat aksi warga sekitar Rp. 8.550.000. Kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Awalnya ada 6 orang, terus saat petugas kembali sudah 12 orang. Dipalu agar hancur, terus diambil besinya, ” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author