Published On: Rab, Nov 4th, 2015

12 Tahun Pasar Mondokan Mangkrak, Pemkab Tuban Harus Tegas

TUBAN

SIA-SIA: Inilah potret Pasar Baru Mondokan milik Pemkab Tuban yang sudah 12 tahun  mangkrak.

SIA-SIA: Inilah potret Pasar Baru Mondokan milik Pemkab Tuban yang sudah 12 tahun
mangkrak.

seputartuban.com-Komisi B DPRD meminta kepada Pemkab Tuban segera mengambil sikap tegas terkait pembangunan Pasar Baru Mondokan yang sudah hampir 12 tahun mangkrak.

Anggota Komisi B DPRD Tuban, Cancoko, mengatakan pemkab harus segera mencari solusi agar pasar yang dibangun di atas lahan seluas 8 hektar tersebut tidak semakin terkatung-katung.

“Konsep pembangunan pasar itu tidak jelas. Harus segera ada solusi terkait masalah ini,” tegas Cancoko kepada seputartuban.com di gedung DPRD Tuban, Selasa (3/11/2015) siang.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, Pemkab Tuban harus memperjelas pembangunan Pasar Baru Mondokan.

“Apakah akan tetap dilanjutkan atau dihentikan. Tetapi, bila dihentikan semua permasalahan yang ada harus diselesaikan,” kata dia.

Namun, menurut Cancoko, bila dilanjutkan konsepnya juga harus jelas. Hal ini untuk mengantisipasi agar Pemkab Tuban tidak dirugikan akibat mangkraknya pasar yang digagas akan menjadi pusat perkembangan ekonomi masyakat tersebut.

“Kita akan segera panggil Disperpar Tuban selaku leading sektor untuk menjelaskan status pembangunan Pasar Baru Mondokan. Selama ini konsepnya aburadul, tidak jelas” ungkap  Cancoko.

Sementara itu Sekda Tuban, Budi Wiyana, menjelaskan saat ini pihak pemkab masih menunggu proses gugatan yang dilakukan oleh PT HK terhadap PT KBS selaku rekanan yang pertama.

Setelah PT KBS tidak bisa menyelesaikan pembangunan proyek tersebut maka akhirnya kelanjutan pembagunan pasar itu dilakukan oleh PT HK.

Budi menjelaskan, kontrak kerjasama dengan PT KBS selaku rekanan pertama Pasar Mondokan dilakukan oleh Pemkab Tuban sejak tahun 2003. Karena hingga tahun 2009 belum rampung maka kontrak tersebut diputus.

Setelah itu pada tahun 2012 dilakukan kontrak baru dengan PT HK. Hanya saja kontrak ini tidak berjalan karena alasan adanya sengketa antara kedua rekanan tersebut.

Budi juga mengatakan, untuk pembangunan Pasar Mondokan Pemkab tuban hanya menyediakan lahan. Sedangkan pembangunannya dilaksanakan oleh rekanan sepenuhnya. Selain itu, dalam pengelolaannya pun nantinya juga akan dilakukan oleh investor.

“Dalam hal ini Pemkab Tuban hanya mendapatkan bagi hasil dan retribusi tahunan,” tandas Budi Wiyana. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author