Published On: Sel, Mar 15th, 2016

1.755 Pengendara Ditilang Dalam 14 Hari Ops Simpatik 2016

TUBAN

TOTALITAS : Razia Ops Simpatik Semeru 2016 dilakukan diseluruh kawasan Tuban termasuk wilayah kecamatan

TOTALITAS : Razia Ops Simpatik Semeru 2016 dilakukan diseluruh kawasan Tuban termasuk wilayah kecamatan

seputartuban.com – Sebanyak 1.755 pengendara ditilang dan 297 mendapat teguran selama 14 hari pelaksanaan operasi simpatik 2016. Sejak 1 Maret 2016 hingga 14 Maret 2016, dari jadwal hingga 21 Maret 2016. Pelanggaran tidak melengkapi surat kendaraan atau berkendara, ugal-ugalan hingga tidak mematuhi rambu lalu lintas.

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Tuban, IPDA Asik Syamsul Hadi, mengatakan upaya menurunkan kejadian Kecalakaan lalu Lintas (Laka Lantas) salah satunya menindak tegas pelanggar. Untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya tertib berlalu lintas.

SEMUA DIPERIKSA : Tidak hanya pemotor saja, namun seluruh pengendara termasuk pengemudi kendaraan berat juga diperiksa petugas

SEMUA DIPERIKSA : Tidak hanya pemotor saja, namun seluruh pengendara termasuk pengemudi kendaraan berat juga diperiksa petugas

“Itu adalah salah satu upaya meminimalisir angka laka lantas mengingat Kabupaten tuban masih menempati peringkat ke 10 kecelakaan tertinggi se Jawa Timur. Termasuk upaya meminimalisir angka pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan itu dengan tindakan tilang,” terangnya,  Senin (14/3/2016) pagi.

Tindakan tegas itu diberikan kepada pengendara melaju dengan zig-zag, menyalip dari sisi kiri, tidak patuh terhadap rambu dan marka jalan. Serta kebut-kebutan yang membahayakan pengguna jalan lain.

Data pelanggar pengendara sepeda motor sebanyak 151 pemotor tidak memakai helm. 48 pengguna jalan yang tidak melengkapi kendaraan sesuai standarisasi anjuran. 288 pengendara melanggar marka. Serta 327 pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat.

PEDULI : Anggota Polantas saat membenahi tali helm pemotor agar benar

PEDULI : Anggota Polantas saat membenahi tali helm pemotor agar benar

Sedangkan pengedara Roda 4, sebanyak 451pengguna jalan yang terbukti melanggar marka dan rambu, 304 pengguna jalan yang membawa kadar muatan melebihi anjuran. 144 pengguna jalan yang tidak dapat menunjukan surat kelengkapan kendaraan. Serta 31 pengguna jalan yang terbukti tidak mengenakan safety belt saat berkendara.

“Sebagian besar penindakanya kami laksanakan di jalur pantura untuk mengkampanyekan kawasan tertib lalulintas. Paling tinggi diwilayah kota. Tepatnya simpang empat kapur sampai depan pabrik kecap Jalan Hos cokroaminoto,” imbuhnya.

Tindakan tegas itu sudah diberikan kepada 825 pengemudi kendaraan jenis sepedamotor, 129 pengemudi mobil penumpang, 668 pengemudi mobil beban, dan 133 pengemudi kendaraan jenis Bus.

BLUSUKAN SEKOLAH : Anggota Sat Binmas Polres Tuban saat memberikan pendidikan lalu lintas kepada siswa

BLUSUKAN SEKOLAH : Anggota Sat Binmas Polres Tuban saat memberikan pendidikan lalu lintas kepada siswa

Sedangkan pendidikan masyarakat melalui himbauan berupa sepanduk maupun secara langsung kepada pengguna jalan. Himbauan melalui pengeras suara dari kendaraan patroli saat saat jam sibuk, dan memyampaikan himbauan Kamseltibcarlantas ke masing-masing sekolah dengan melibatkan Bag Humas serta Sat Binmas Polres Tuban.

Diketahui, untuk kategori usia pengguna jalan yang belum dapat mematuhi peraturan-peraturan tersebut diantaranya sebanyak 4 pelanggar berusia dibawah 16 tahun. 317 pelanggar berusia 17 sampai 20 tahun. 302 pelanggar berusia 21 sampai 30 tahun. 309 pelanggar berusia 31 sampai 50 tahun. Serta 134 pelanggar berusia 51 tahun keatas. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author